Kategori: Liga

Recent Posts
berita, Liga

Akankah Pogba kembali ke Turin atau bertahan di Manchester

Akankah Pogba kembali ke Turin atau bertahan di Manchester?

Berbicara kepada Sky Sport, agen bintang Mino Raiola membuat klaim bahwa kliennya Paul Pogba dapat kembali ke Juventus pada akhir musim. Pemenang Piala Dunia bergabung dengan Setan Merah pada tahun 2016 dengan biaya rekor dunia saat itu sebesar €105 juta setelah empat musim yang brilian bersama Bianconeri. review agen slot

Membahas kemungkinan kepindahan kliennya di jendela transfer musim panas mendatang, Raiola mengatakan:

“Paul Pogba akan habis kontraknya pada bulan Juni, jadi kami akan berbicara dengan Manchester dan kami akan melihat apa yang terjadi, Turin masih ada di hatinya. Ada kemungkinan Pogba akan kembali ke Juventus, tetapi itu juga tergantung pada Juventus.”

Pemain internasional Prancis berusia 28 tahun itu secara konsisten menjadi berita utama dalam beberapa musim terakhir dengan memicu spekulasi tentang kemungkinan keluarnya dari Old Trafford. Selama jendela transfer terakhir, Pogba menolak kontrak baru senilai £350.000 per minggu dari Manchester United. Dengan kurang dari 12 bulan tersisa di kontraknya saat ini, gelandang bintang Prancis itu secara resmi akan diizinkan untuk berbicara dengan tim lain di luar Inggris pada Januari.

Agen Pogba, Raiola, telah menjadi duri di tim Manchester United sejak hari-hari awal sang bintang di Old Trafford. Dilihat oleh media sebagai alasan utama Erling Haaland berakhir di Borussia Dortmund alih-alih United, Mino Raiola tidak selalu berhubungan baik dengan klub Inggris itu.

Raiola terkenal karena memiliki pengaruh kuat pada keputusan transfer kliennya, dan kemungkinan Pogba akan mengikuti keinginan Raiola dan kembali ke Juventus musim panas mendatang.

Ini bukan pertama kalinya Raiola berbicara secara terbuka tentang kepergian Pogba dari Old Trafford. Pada bulan Desember tahun lalu, sang agen membuat kehebohan besar ketika dia menyatakan bahwa Pogba tidak bahagia di Manchester United.

Liga

Empat Kali Gagal, Musim Ini MU Harus Lolos Ke Final!

Nemanja Matic selaku gelandang andalan Manchester United meminta rekan-rekannya untuk benar-benar memanfaatkan kesempatan di Semifinal Liga Europa musim ini demi mengakhiri catatan buruk mereka di empat babak semifinal musim kemarin.

Sebagaimana diketahui, pasukan Ole Gunnar Solskjaer memang berhasil memastikan langkah ke babak semifinal setelah memenangkan dua leg babak perempat final melawan Granada dengan agregat telak 4-0.

Di babak semifinal Liga Europa nanti, Setan Merah akan berhadapan dengan wakil Italia, AS Roma.

Nah, faktanya bagi Manchester United sendiri ini adalah babak semifinal kelima mereka di semua ajang sejak ditangani pelatih ole Gunnar Solskjaer, tapi sayang sekali empat semifinal sebelumnya berakhir dengan kegagalan.

Karena itulah Nemanja Matic berharap agar timnya tidak lagi gagal pada babak semifinal kali ini dan mengamankan satu tempat di partai puncak untuk memperebutkan trofi juara.

“Saya rasa ini adalah waktunya bagi kami untuk lolos ke final dan memenangkan trofi ini,” ujar Matic kepada MUTV.

AS Roma sendiri tentu bukan lawan yang mudah bagi Manchester United, apalagi sebelumnya di babak perempat final mereka berhasil menyingkirkan salah satu tim kandidat juara yakni Ajax Amsterdam.

Nemanja Matic mengakui hal tersebut, dimana menurut dia AS Roma adalah tim yang kuat, punya skuat dan pelatih yang bagus.

“Saya yakin untuk menuju final akan sulit. Kami menghormati Roma, kami tahu mereka memiliki skuat yang bagus dan juga mereka memiliki pelatih yang bagus juga,” tambahnya.

Tapi bagaimanapun, mantan pemain Chelsea ini meminta Setan Merah untuk tetap berjuang melangkah ke babak final dan menjadi juara karena menurutnya ini adalah kesempatan besar bagi MU untuk mengakhiri paceklik gelar juara sejak 2017.

“Pertandingan ini akan sangat menarik, namun kami harus percaya pada kualitas yang kami miliki. Kami ingin bermain di final dan membawa pulang trofi ke Old Trafford, karena klub ini layak mendapatkan yang terbaik,” ujarnya. DAFTAR SBOBET

Di Premier League, Manchester United memang hampir mustahil menjadi juara, mereka kini terpaut 10 poin dari sang pemuncak, Manchester City.

berita, Liga

Barca Seharusnya Bisa Berpisah Dengan Valverde Lewat Cara Yang Lebih Baik

Berita Liga SpanyolErnesto Valverde sudah resmi pisah jalan dengan Barcelona setelah menempuh dua setengah tahun di Camp Nou. Pada hari Selasa (14 Januari 2020) dini hari WIB tadi, Barca resmi memecat Valverde dan menunjuk Quique Setien untuk menjadi penggantinya.

Valverde merupakan pelatih pertama yang dipecat Barcelona di pertengahan musim sejak pemecatan Louis van Gaal pada Januari 2003 silam. Itu berarti, sebenarnya Blaugrana tidak terlalu senang memecat pelatih.

Pemecatan Valverde ini tidak terlalu mengejutkan, pasalnya dia memang tidak pernah benar-benar mendapatkan kepercayaan supporter. Barca memang tetap meraih trofi, tapi Valverde dianggap tidak terlalu berpengaruh.

Nahasnya, pemecatan Valverde ini tidak berjalan sebaik seharusnya. Barca sebenarnya punya beberapa cara yang lebih elegan untuk mengakhiri kerjasama, namun mereka memilih mencari pengganti terlebih dahulu sebelum memecat Valverde.

Penyebabnya ada pada kekalahan dari Atletico Madrid di babak semi final Piala Super Spanyol. Sejak saat itu, rumor pergantian pelatih terus muncul ke permukaan. Barca disebut mendekati Xavi Hernandez dan Ronald Koeman, padahal status Valverde masih sebagai pelatih.

Puncaknya, Barca mengikat Setien terlebih dahulu, memastikannya, kemudian baru memecat Valverde. Tentu ini bukan cara yang etis untuk berpisah dengan pelatih yang telah mempersembahkan sejumlah trofi semasa berkarier.